Sabtu, 20 April 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

BNNP Jambi Ringkus Wartawan Gadungan Bandar Sabu dan Ekstasi

Jumat, 23 Oktober 2015 | 15:11:28 WIB wib Dibaca: 1219 Pengunjung

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi meringkus seorang bandar narkotika jenis sabu dan pil Ektasi. Dia bernama A. Arafiq alias Wak Enjoy bin Dungcik (37).

Warga Perumda Rt 43 Nomor 10 Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi ini diamankan Kamis malam (22/10) sekitar pukul 20.00 WIB oleh pihak BNN Provinsi Jambi di rumahnya.

Kabid Pemberantasan BNNP Jambi AKBP H. Marlian Ansori mengatakan Tersangka merupakan seorang resedivis dalam kasus yang sama, tersangka diamankan setelah banyaknya hasil laporan dari masyarakat sekitar yang resah dan curiga dengan gelagat tersangka.

"Tersangka ini kita amankan di rumahnya, setelah banyaknya laporan-laporan dari masyarakat," ujar Marlian saat ekspos di markas BNNP Jambi, Jumat (23/10)

Diterangkan Marlian saat dilakukan penggeledahan dirumahnya pihaknya mendapatkan sejumlah barang bukti berupa ekstasi yang disimpan tersangka di dalam dispenser dan sejumlah pirek siap pakai didalam popok bayi, beserta barang bukti lainnya di dalam wadah penyimpanan garam.

"Barang bukti banyak kita amankan, yang disimpan tersangka di tempat-tempat terpisah," jelasnya.

Untuk memuluskan aksi kejahatanya ini, tersangka hanya berdiam diri di rumah, sementara untuk mengantarkan narkoba para kuri- kurir yang datang untuk menjemput narkoba lalu dipasarkan.

Kata Marlian untuk sementara tersangka belum diketahui sebagai seorang bandar ataupun seorang pengedar, namun sebut marlian dalam pengakuan tersangka merupakan seorang pengedar.

"Untuk sementara akan kita selidiki lebih lanjut, untuk mengetahui apakah dirinya pengedar atau seorang bandar," pungkasnya.

Sementara Arafiq mengakui, dirinya sehari hari bekerja sebagai penjual sate, dia terpaksa melakukan pengedaran narkotika karena terdesak dengan kebutuhan ekonomi.

"Saya penjual sate bang, saya lakukan ini karena terdesak kebutuhan ekonomi bang," ujarnya.

Namun saat sejumlah wartawan melakukan pertanyaan atas keterkaitan adanya kartu id card pers dari media Lintas Jambi.com  Tersangka mengaku bahwa kartu tersebut dibelinya dengan temannya yang setiap bulannya dirinya stor uang sebesar 50 ribu rupiah yang ditukarkan dengan koran sebanyak 10 eksemplar, demi memuluskan bisnisnya dirinya mengaku ngaku sebagai oknum wartawan dengan menunjukan kartu pers yang dirinya dapatkan dari seorang temannya yang diakuinya sebagai oknum wartawan pula.

"Saya bukan wartawan bang, cuma beli id card tu be dengan kawan saya, saya pakai kartu itu untuk memuluskan aksi saya bang, saya juga bukan bandar bang, saya cuman pengedar," terang tersangka dalam pengakuannya kepada sejumlah wartawan,

Kata tersangka kembali dalam pengakuannya  bahwa dirinya pun sebelumnya pernah tertangkap dengan kasus yang sama, selama kurungan penjara 5,6 tahun.

"Saya dapat barang itu dari seorang bandar bang, di daerah kumpeh, berinisal SP, saya juga pernah tertangkap juga dengan kasus yang sama," lanjutnya kembali.

Untuk diketahui barang bukti yang berhasil diamankan BNN berupa Narkotika jenis sabu sebanyak 16 gram, Ekstasi atau inek sebanyak 91 butir. Petugas juga mengamankan 1 buah senjata api jenis air soft gun, 3 buah STNK motor berbagai merk, puluhan pirek siap pakai yang disimpan dalam popok bayi, 1 buah id card wartawan online,1 buah dompet kulit warna coklat, sejumlah alat hisap sabu (Bong) siap pakai, Botol minuman bayi, 1 buah kartu ATM BCA, dan uang tunai sebesar Rp. 11,785,000 rupiah.

Kini tersangka telah diamankan untuk pengusutan lebih lanjut, Atas perbuatan tersangka juga akan dikenakan pasal 112 ayat 2 atau 114 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan acaman kurungan 5 hingga 20 tahun penjara. (Uti)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top