Minggu, 22 Juli 2018 |
FokusJambi - Ekonomi & Bisnis

BI JAMBI TERBITKAN KEKR PROVINSI JAMBI MEI 2018

Rabu, 06 Juni 2018 | 16:19:30 WIB wib Dibaca: 148 Pengunjung
Ilustrasi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jambi menerbitkan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Provinsi Jambi Mei 2018.

KEKR merupakan salah satu terbitan periodik Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi sebagai sarana diseminasi data dan informasi bagistakeholders. Dengan demikian, para pemangku kepentingan seperti pelaku usaha, perbankan dan terutama Pemerintah Daerah Jambi (provinsi dan kabupaten/kota) diharapkan dapat memperoleh masukan dalam merumuskan kebijakan pengembangan ekonomi daerah.

KEKR mencakup beberapa aspek seperti perkembangan ekonomi makro regional, keuangan pemerintah daerah, inflasi daerah, stabilitas keuangan daerah, pengembangan akses keuangan dan UMKM, penyelenggaraan sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah, serta ketenagakerjaan dan kesejahteraan. Publikasi ini juga memuat perkiraan pertumbuhan ekonomi dan inflasi daerah.

Melalui rilis yang disampaikan pada Rabu (06/06/2018), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Bayu Martanto menyebut, Berdasarkan asesmen atas data dan informasi Triwulan I-2018, PDRB Jambi tumbuh sebesar 4,66% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya (5,20% yoy).

"namun lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi di triwulan yang sama tahun sebelumnya (4,25% yoy)," ujar Martanto.

Lanjutnya, Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, inflasi Kota Jambi pada Triwulan I-2018 tercatat 4,28% (yoy) lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 2,68% (yoy).

"Sebaliknya, inflasi Bungo mengalami penurunan dari 4,25% (yoy) pada Triwulan IV-2017 menjadi 3,15% (yoy) pada kuartal kedua 2018,"Sambung Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi.

Eksposur perbankan pada sektor korporasi menunjukkan perbaikan dengan tumbuh 6,19% (yoy), dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 0,86% (yoy). Namun, risiko kredit sedikit meningkat ditunjukkan oleh kenaikan Non Performing Loan dari 2,08% menjadi 2,14%.

"Di sisi lain, kredit kepada sektor rumah tangga meningkat 14,61% (yoy) dibandingkan triwulan sebelumnya 12,43% (yoy). Dana Pihak Ketiga perseorangan rumah tangga tumbuh 8,57% (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 10,50% (yoy). Sementara kredit UMKM tumbuh 11,33% (yoy), naik tipis dibanding triwulan sebelumnya  yang tumbuh 11,00% (yoy),"tuntasnya.(**)

 

Sumber: Analis Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA PROVINSI JAMBI.

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top