Selasa, 17 September 2019 |
Hukum & Kriminal - Daerah

Bejat, Kandar Cengkong Garap Cucu Sendiri

Senin, 17 Agustus 2015 | 19:45:53 WIB wib Dibaca: 3011 Pengunjung
Ditahan, KC Kakek Pencabul Cucu Sendiri Saat Gelar Perkara di Polres Sarolangun

Laporan Wartawan Fokusjambi

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN - Bejat, entah setan apa yang telah merasuki diri Iskandar Bin A. Latif (Alm) Alias Kandar Cengkong (50) tega merenggut secara paksa mahkota Bunga (Bukan nama sebenarnya). Padahal Bunga tersebut merupakan cucunya sendiri, bahkan selama ini diketahui Bunga hidup bersamanya, namun malah menjadi korban pelampiasan nafsu bejat dirinya, dan yang lebih parah lagi kejadian yang memalukan itu disaksikan sendiri oleh keluarga Bunga saat pelaku akan mengggagahi korban ketika berada di rumahnya sendiri.

Kejadian tersebut bermula pada bulan Juni lalu tepat pada pukul 01:00 WIB tersangka melakukan persetubuhan pada korban. Melihat kejadian di depan matanya, sontak istri tersangka yang juga nenek korban langsung berteriak, “Astagfirullah Bang, itu cucu Abang sendiri” teriaknya. Sontak saja jeritan itu langsung menyadarkan pelaku yang sudah menurunkan celananya sendiri dan juga baju korban yang sudah diturunkan hingga batas kaki korban.

Tak terima dengan kejadian tersebut, Bunga, yang selama ini masih pelajar kemudian menceritakan kejadian kepada keluarga lainnya, dan dirinya mengaku sudah tiga kali digarap kakek bejat yang tak lain kakek selama ini hidup bersamanya.

Kontan saja pengakuan korban langsung dibawa ke Polsek Singkut, dan tak butuh waktu lama pelaku yang berada di dalam rumahnya langsung dibekuk. Saat ditangkap pelaku berusaha untuk melarikan diri. Namun petugas yang sudah mengetahui gerak gerik pelaku bisa dengan mudah membawanya ke Polres Sarolangun.

Saat dilakukan pengeledahan di rumah pelaku, petugas juga berhasil mengamankan dua botol alat penghisap sabu (bong), dan satu helai kain sarung, satu helai kaos berwarna pink, dan juga celana pendek jenis levis.

Dengan barang bukti yang didapatkan, pelaku langsung digelandang ke Polres Sarolangun, guna mempertangungjawabkan perbuatannya.

Di hadapan petugas, pelaku tidak mengakui perbuatannya bahkan menyebutkan bahwa laporan ke pada polisi hanya mengada ada. Namun petugas tidak kehilangan akal, sebab pengakuan korban, juga keterangan saksi,dan juga barang bukti lain tidak membuat pelaku bisa bebas dari jeratan hukum.

Kapolres Sarolangun AKBP Budiman BP, mengatakan bahwa aksi pelaku dilakukan sebanyak tiga kali, dan perbuatan pelaku  yang terakhir dilihat langsung oleh keluarganya sendiri. Namun selama melakukan aksinya pelaku selalu mengancam korban untuk tidak cerita kepada orang lain.

“Pelaku ini sudah tiga kali melakukan pencabulan kepada korban yang masih di bawah umur, dan selama melakukan aksinya pelaku selalu mengancam korban akan dibunuh jika melaporkan perbuatannya, karena takut korban akhirnya bungkam. Namun saat ketiga kalinya pelaku akan mencabuli korban dilihat langsung oleh kluarganya sendiri’’ kata Kapolres.

Bahkan korban yang tak lain cucu kandung pelaku, saat ini masih pelajar sehingga pelaku akan dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak dan terancam hukuman di atas 12 tahun penjara.

“Pelaku kita jerat dengan Undang Undang perlindungan anak,dan terancam hukuman di atas 12 tahun penjara’’ tegas Kapolres. (Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top