Kamis, 22 Agustus 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

BBS : Perluasan Wilayah Itu Butuh Kajian Panjang

Rabu, 21 Januari 2015 | 20:51:42 WIB wib Dibaca: 1848 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM,JAMBI -- Anggota DPRD Provinsi Jambi Komisi II, Bambang Bayu Suseno (BBS), mengatakan pemekaran wilayah kota hanyalah wacana. Pasalnya pemekaran wilayah tersebut tidaklah mudah, karena perlu waktu yang lama dan panjang untuk mengkaji itu semuanya.

Menurutnya, perlu pengkajian yang panjang untuk pemekaran wilayah Kota Jambi yang akan mengambil sebagian wilayah Kabupaten Muaro Jambi untuk di jadikan menjadi Kota Jambi.

"Tidak cukup dengan waktu satu atau dua bulan untuk mengkaji perluasan wilayah itu, perlu kajian yang panjang," kata BBS ketika di tanyai sejumlah wartawan, Rabu (21/01).

Lebih lanjut BBS mengatakan, berbicara masalah kelegoan/keiklasan Pemerintah Muara Jambi, hal itu merupakan persoalan lain. Apabila sebagian wilayah Muara Jambi di ambil dan dijadikan menjadi Kota Jambi maka pemasukan untuk Muara Jambi akan berkurang.

"Pendapatan Kabupaten Muara Jambi akan turun, Pendapatan Daerah juga pasti akan turun, sebagian wilayahnya diambil," tambahnya.

Menurutnya kedua pemerintah daerah yakni pemerintah Kota Jambi dan pemerintah Muaro Jambi tersebut harus membangun sinerjitas yang selama ini belum terjalin. Keduanya seharusnya melihat sinerjitas daerah penunjang, karena sebagai kawan pendidikan, akses infrastruktur penunjang itu harus di komunikasikan antara dua kabupaten tersebut.

"Tidak mesti bagus di masuki kota, itu tidak mesti, yang penting sinerjitas antara dua kabupaten itu yang diharapkan," katanya.

Ditanya setuju atau tidak perluasan Kota? pihaknya menjawab, tidak setuju,"mau dak kira-kira kota melepaskan beberapa kawasan kota masuk ke muara jambi? Jelas tidak setuju salama dengan saya," katanya sambil tersenyum.

Dia berharap Pemerintah Kota Jambi fokus untuk mengurus tapal batas yang tidak pernah selesai, dan jangan terlebih dahulu pikirkan perluasan wilayah.

"Tapal batas desa tidak pernah selesai, apalagi mau mengurus pemindahan pemecahan penggabunggan. sejauh ini banyak problem tapal batas desa yang belum klir malah mau mengurus tapal batas kota kabupaten," tandasnya. (Tri)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top