Selasa, 15 Oktober 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

BANYAK KECOA MATI DALAM PENAMPUNGAN MINYAK CURAH DI MINI MARKET WIN-WIN

Jumat, 26 Mei 2017 | 16:12:51 WIB wib Dibaca: 1449 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, KOTA JAMBI - Petugas gabungan BPOM, YLKI Dan Satgas pangan polda jambi, jumat (26/05/2017) melakukan Inspeksi mendadak ke sejumah swalayan dan mini market di kota jambi.

Dalam sidak dilakukan petugas mendapati banyak produk olahan pangan makanan yang tidak di lengkapi dengan izin pangan industri rumah tamgga (P-IRT). Bukan itu saja di sebuah mini market WIN-WIN yang berada di kawasan simpang rimbo, jalan pattimura itu petugas mendapati gudang penyimpanan dan penampungan minyak curah yang tidak layak.

Petugas yang mencurigai meminta pengelola minimarket itu untuk membukanya, dari pantauan terlihat selain kotor didalam penampungan itu banyak terlihat binatang kecoa yang mati.

Ujang Supriyatna Kepala BPOM Jambi mengatakan temuan tersebut setelah dilakukannya titik kedua dalam melakukan pemantauan.

"terkait dengan produk pangan olahannya ada beberapa yang harus kami tindak lanjuti kemudian yang kedua temuan penyimpanan dari minyak curah yang tidak higienis sehingga akan kami usulkan dalam bentuk laporan sehingga bisa ditindaklanjuti kepada yang berhak untuk mengambil tindakan,"tegas ujang.

Sementara Ketua YLKI Jambi ibnu kholdun terkait dengan temuan ini dirinya dengan tegas dan mendesak agar dinas perindustrian untuk menindaklanjuti

"Jadi kita memang sama-sama liat ada penyimpanan minyak curah itu jelas menurut kami tidak layak dikosumsi. kami akan mendesak dinas perindustrian untuk segera disegel karena ini jelas merugikan masyarakat,"tegasnya.

Selain minyak curah Ibnu mengakui ada temuan sebanyak 6 item pangan makanan yang tidak memiliki Izin pangam industri rumah tangga.(Dar)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top