Selasa, 17 September 2019 |
Hukum & Kriminal

Akibat Menimbun BBM, Sulen Ditangkap Polisi

Senin, 07 September 2015 | 04:57:04 WIB wib Dibaca: 576 Pengunjung

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN – Menyempitnya perekonomian masyarakat saat sekarang, banyak membuat masyarakat nekat untuk menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun mereka yang berani menimbun BBM tersebut tidak mengetahui jika ketahuan akan berhadapan dengan hukum. Seperti yang menimpa pada dua orang pelansir Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal akhirnya berhasil dihentikan polisi pada hari Rabu tanggal 2 September 2015, sekira pukul 17,30 WIB. Pihak Kepolisian dari Sat-Reskrim Mapolres Sarolangun berhasil menangkap 2 pelaku disinyalir kuat merupakan pelansir serta diduga juga menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.

Kedua pelaku diketahui identitasnya yakni atas nama Sulen (33) alamat Perumnas Simpang Bukit Desa Kecamatan Pelawan dan Rosihan (33) Desa Bukit Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Budiman BP SH Sik saat dikonfirmasi harian ini kemarin (6/9) membenarkan hal tersebut.

Diterangkan Kapolres, tempat kejadian pekara (TKP) di perumnas simpang bukit Desa Bukit Kecamatan Pelawan di rumah milik pelaku Sulen .

”Kedua tersangka sengaja menimbun minyak jenis solar sebanyak 32 galon tiap gallon berisi 32 liter,“ katanya.

Penangkapan terhadap kedua pelaku berdasarkan laporan polisi nomor LP/A-31/IX/2015/Jambi /Res Sarolangun tanggal 2 September 2015, dan barang bukti yang berhasil diamankan selain 32 galon berisi BBM solar, terdapat dua buah keranjang gandeng yang terbuat dari rotan dan dua unit sepeda motor tanpa nomor polisi (Nopol).

”Pelaku melanggar pasal 55 subsider pasal 53 huruf b,c,d UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang migas,“ tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP M Buheri menambahkan, tindakan yang diambil pada saat itu mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti, membuat polisi serta melengkapi mindik juga melaksanakan BAP tersangka dan saksi.

”Untuk penegakan hukum ini, walaupun langit dan bumi mau rubuh hukum di republik ini tetap ditegakkan, Tidak memandang kaya dan miskin, kecil dan besar, sebab ini yang menjadi prioritas hukum kita, Hukum perbuatan bukan hukum masalah lain lainya," tegasnya. (Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top