Sabtu, 20 April 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal - Daerah

ABG di-Garap Tiga Pemuda

Kamis, 25 Februari 2016 | 09:56:51 WIB wib Dibaca: 418 Pengunjung
Ini Pelaku Pencabulan dan Pemerkosaaan saat diamankan polres Merangin

 

*Dua Orang Pelaku Mantan Pacar Korban

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, MERANGIN - Tiga orang  pemuda lajang berinsial DO (17) SS (16) dan MM (19) warga Batang Masumai terpaksa dibekuk pihak Satreskrim Polres Merangin usai melakukan aksi pencabulan dan pemerkosaan ke pada Mawar (15), bukan nama sebenarnya,  dilapangan sepak bola kaki tidak jauh dari pondok pesantren di Desa Titian Teras

Peristiwa terjadi berawal, disaat pelaku MM menghubungi korban melalui ponsel pribadinya untuk bertemu dilapangan sepak bola usai magrib.  Merasa tidak curiga dengan gelagat pelaku, menuruti, ditambah lagi membuat korban yakin pelaku bersama dengan dua orang rekannya.

Sesampainya, korban di TKP, pelaku lansung merayu korban, sehingga akhirnya korban diminta melayani untuk memenuhi nafsu bejat pelaku dengan cara berhubungan badan.

Meski korban sempat menolak ajakan pelaku, namun korban tak kuasa lantaran dipegang dua orang rekan pelaku, hingga korban pasrah dan merelakan kegadisannya direnggut paksa oleh pelaku. Mirisnya lagi, usai MM melakuan pemerkosaan,  ternyata dua rekannya juga minta dilayani yang tidak lain adalah mantan pacar korban.

Setelah melakukan pemerkosaan, korban ditinggalkan begitu saja di TKP, dan korban pulang dalam keadaan menangis. Sesampainya dirumah diketahui ibu angkatnya. Tak terima itu, ibu angkat korban langsung melaporkan pemerkosaan ini ke polres Merangin. Tim opsnal Satreskrim Polres Merangin bergerak cepat, akhirnya sekitar pukul 22.00 WIB ketiga pelaku berhasil di bekuk dirumahnya.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pemerkosan anak dibawah umur, saat ini ketiga pelaku tersebut, sudah diamankan.

“Kita sudah mengamankan ketiganya, dan dari keterangan pelaku mereka melakukan dilapangan sepak bola secara bergilir," terang Kapolres.

Atas perbuatan ini, kata Kapolres,  ketiga tersangka ini akan diancam dengan Undang-Undang Perlindungan anak dengan ancaman pidana selama 15 tahun pejara.

" Ketiga pelaku nantinya akan diancam dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman Lima Belas Tahun Penjara," tuntasnya.(Han)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top