Selasa, 23 April 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

350 RIBU PENGGUNA NARKOBA PERLU DIREHABILITASI

Sabtu, 13 Mei 2017 | 12:58:11 WIB wib Dibaca: 1649 Pengunjung
Ilustrasi

FOKUSJAMBI.COM, MEDAN - Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT)Sumatera Utara menyatakan 350 ribu pengguna narkoba di wilayah itu perlu direhabilitasi untuk menyelamatkan mereka dari ketergantungan narkoba.

"Salah satu upaya rehabilitasi sosial terhadap korban penyalahgunaan narkotika adalah melalui pendekatan spiritual atau "emotional spiritual quotient" (ESQ)," kata Ketua DPD GRANAT Sumut Hamdani Harahap di Medan, Sabtu.

Melalui metode rehabilitasi tersebut, menurut dia, para pengguna narkoba dapat mengurangi ketergantungannya secara bertahap hingga benar-benar lepas dari pengaruh obat-obat terlarang tersebut.

"Rehabilitasi terhadap pemakai narkoba itu, merupakan tanggung jawab pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyelamatkan para remaja, pelajar SLTA, dan mahasiswa," ujar Hamdani.

Ia menyebutkan Kemensos bertanggung jawab merehabilitasi para korban pengguna narkoba agar mereka dapat sembuh.

Sedangkan, tindak pencegahan dan penegakan hukum merupakan tugas lembaga Kepolisian, Kejaksaan, serta Badan Narkotika Nasional (BNN), serta instansi terkait lainnya.

"Kemensos harus dapat bekerja keras melaksanakan rehabilitasi atau pemulihan korban yang selama ini," kata Hamdani.

Ia mengatakan Kemensos harus memanfaatkan pusat rehabilitasi narkoba yang telah dibangun pemerintah untuk merehabilitasi pengguna narkoba.

Rehabilitasi sosial terhadap korban narkoba itu, melalui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dengan menyiapkan SDM dan tenaga perawat yang berkualitas, sehingga secepatnya menyembuhkan mereka pemakai narkotika.

"Pemerintah juga diharapkan dapat menambah tempat rehabilitasi bagi pengguna narkoba di berbagai daerah di tanah air, karena semakin banyaknya warga yang ketergantungan narkotika," kata Direktur Citra Keadilan itu.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat jumlah warga Provinsi Sumatera Utara yang terlibat dalam peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba berkisar 350 ribu orang.

Jumlah itu cukup memprihatinkan, sekaligus mengkhawatirkan karena persentasenya cukup besar dibandingkan warga Sumut yang hanya 14 juta jiwa. (*)

 

Sumber : Ant

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top