Jumat, 15 Desember 2017 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

SEKDA MINTA PELAYANAN SAMSAT TERUS DITINGKATKAN

Rabu, 06 Desember 2017 | 17:57:24 WIB wib Dibaca: 129 Pengunjung
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si saat melihat langsung pelayanan di kantor samsat

 

p-Wajib Pajak Berhak Mendapatkan Pelayanan Prima

FOKUSJAMBI.COM, KOTA JAMBI - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si minta pelayanan Samsat terus ditingkatkan. Hal tersebut dikemukakan Sekda saat menyambangi kantor Samsat Kota Jambi, Rabu (06/12) pagi. Kedatangannya untuk melihat kondisi fisik dan pelayanan yang ada di Samsat Kota Jambi Tersebut.

Dalam pertemuannya dengan Kepala UPTD Samsat Jambi, Drs.Mahrup,M.Si beserta jajarannya, Sekda menekankan peningkatan pelayanan Samsat sebagai lumbung penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi. Sekda juga menyatakan akan mengevaluasi setiap Kantor Samsat di Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi.

"Samsat ini adalah potensi penerimaan Provinsi yang paling utama, jadi, OPD Pemerintah Provinsi Jambi tidak akan berjalan tanpa Samsat ini, dimana Samsat ini minimal dalam satu hari menerima pemasukan Rp 1miliar lebih, jika dalam kondisi yang ramai bisa mencapai Rp 2-3 miliar," ujar Sekda.

Sekda mengatakan bahwa dengan apa yang dihasilkan dari Samsat ini, maka wajib pajak berhak untuk mendapatkan pelayanan yang prima. "Ombusman sangat memberikan perhatian kepada dinas/instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan kita berada pada posisi yang sering dikeluhkan oleh masyarakat,untuk melayani masyarakat, kita harus melakukannya dengan maksimal ,pelayanan prima, karena itu saya mengecek dari petugas, sistemnya bagaimana, pembayaran dan juga sinergitas dengan 3 institusi yang ada, mulai dari Pemprov, Jasa Raharja, dan Kepolisian, masing-masing memiliki peranan sendiri-sendiri dan itu harus sinergi," jelas Sekda.

Sekda menegaskan, masyarakat sebagai wajib pajak ketika datang ke Samsat harus memiliki kepastian waktu berapa lama mereka harus mengurus apa yang mereka butuhkan. "Untuk melayani masyarakat, sistemnya sudah jelas dari mulai dia masuk, ambil berkas, menulis ,memasukan ke loket pertama itu sampai membayar harus bisa diukur dengan waktu misalnya 25 menit, dan selain sistem pelayanan, arsip juga harus memdapatkan perhatian karena arsip-arsip di sini adalah arsip yang aktif yang sangat  dibutuhkan wajib pajak, dan penjagaan akan dibantu oleh Satpol PP yang akan bekerja usai jam pelayanan, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya calo," lanjut Sekda.

Sementara itu, Kepala UPTD Samsat Jambi, Drs.Mahrup,M.Si menyatakan bahwa ada beberapa arahan yang diberikan oleh Sekda diantaranya adalah pelayanan dan kebersihan. "Ada beberapa hal yang diarahkan oleh bapak Sekda yaitu terkait keamanan terutama kondisi di malam hari harus dijaga, selama ini dilaksanakan oleh tenaga kontrak, berdasarkan arahan Bapak Sekda gedung ini yang memiliki aset dan arsip penting harus dijaga 24 jam, dan nanti akan melibatkan Satpol PP. Sedangkan untuk pelayanan, Sekda meminta kita untuk bekerja maksimal dengan memberikan pelayanan terbaik. Untuk itu, akan ditingkatkan kedisiplinan, perubahan alur pelayanan sehingga wajib pajak yang datang pertama harus keluar pertama," jelas Mahrup.

Mahrup menambahkan, target perolehan pendapatan dari sektor pajak kendaraan Rp533 miliar dan sampai saat ini telah mencapai Rp511 miliar. "Kita optimis target ini akan tercapai, saat ini sudah 96 persen, untuk target tahun depan masih dalam pembahasan," tutur Mahrup. (Hms/rif)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top