Sabtu, 16 Desember 2017 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

Satu Dari Dua Perampok Warga Tanjabtimur Dihadiahi Timah Panas

Selasa, 09 Februari 2016 | 21:32:49 WIB wib Dibaca: 406 Pengunjung

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI -  Satu dari dua orang pelaku perampokan terhadap korbannya pasangan suami istri Sono (70) dan Kasanah (65) warga Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ditangkap oleh tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditrekrimum) Polda Jambi bersama dengan Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Selasa (09/02) dini hari tadi terpaksa dilumpuhkan petugas.

Timah panas terpaksa bersarang di betis salah satu tersangka AG karena dia berupaya melakukan perlawanan ketika henda di bekuk. Kedua pelaku adalah AG alias Topoi (31) dan SF alias Udin (36).

Wakil Direktur Reskrimum Polda Jambi, AKBP Arif Dwi Koeswandono, kepada sejumlah wartawan mengatakan aksi perampokan yang dilakukan kawanan perampok tersebut pada Senin (08/02) dini hari kemarin sekitar pukul 02.00 WIB. Selain berhasil menjarah harta benda milik korban, Dalam aksinya tersebut, tersangka juga tak segan-segan untuk melukai korbannya dengan senjata tajam hingga harus dilarikan ke rumah sakit. 

"Kedua pelaku ditangkap Selasa dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB. Awalnya dilakukan penangkapan terhadap AG. Kemudian dari hasil pengembangan ditangkap lagi tersangka SF," jelasnya Selasa (09/02).

Hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka diketahui motif perampokan berawal dari kedua tersangka melihat korban, dimana pasangan suami istri Sono (70) dan Kasanah (65), membangun rumah baru, ditambah lagi korban Kasanah banyak memiliki perhiasan emas.

"Jadi niat merampok ini timbul setelah mereka melihat korban banyak uang selain melihat rumah korban saat tengah dibagun mereka juga melihat korban memiliki perhiasan," tambahnya.

Selain keduanya, petugas turut berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 2.850.000, yang merupakan hasil penjualan emas. Selain itu juga diamankan senapan angin, perhiasan emas, dan lainnya.

"Mereka mengakui sudah dua kali aksi serupa di wilayah Tanjabtimur. Saat ini kasusnya masih dalam pengembangan lebih lanjut," timpalnya. (Uti)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top