Jumat, 15 Desember 2017 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal - Peristiwa & Umum - Daerah

Salam Akui Bermain PETI

Rabu, 27 Januari 2016 | 16:02:55 WIB wib Dibaca: 434 Pengunjung
Ketua LCKI Merangin, Yuzerman kanan dan Itman Todi Salah satu warga

 

*A. Salam : Banyak Dak, Tapi Adolah

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, MERANGIN - Ternyata, apa yang dicuatkan LSM -LCKI tetang keterlibatan anggota DPRD Jambi asal Merangin, A. Salam, tentang dugaan pemasok alat berat dibeberapa media untuk aktivitas Pertambangan Tanpa Izin nampaknya mulai terbongkar.

Pasalnya, pengakuan itu dikatakan langsung Anggota DPRD Provinsi tersebut ketika diwawancarai beberapa awak media di Mapolres Merangin, Selasa (27/1) sekitar pukul 10.00 WIB.

" Banyak dak, tapi adolah" beber Salam seraya menghindar dari sejumlah media.

Dikatakan Salam, meskipun demikian dirinya dengan pihak perental ada sebentuk perjanjian bahwa alat tersebut tidak digunakan untuk aktivitas pertambangan liar.

" Meski ada kami sudah melakukan kesepakatan tertulis dengan perental alat bahwa alat tersebut tidak dipergunakan untuk aktivitas PETI," kilah Salam.

Menariknya, Salam terkesan tantang ketua LSM-LCKI, Yuzerman untuk mengeluarkan alat beratnya di beberapa prental di kawasan PETI, baik di Kabupaen Merangin dan Kabupaten Sarolangun.

" Kalau memang Yuzerman mampu silahkan keluarkan alat saya," tantang Salam.

Sementara itu, ketua LSM-LCKI Yuzerman ketika dibincangi Rabu(27/1), hanya tertawa geli mendengar ucapan Salam. Menurutnya memang itu kebenarannya.  Disamping itu, apa yang dikatakan A. Salam, bahwa  ada perjanjian rental alat beratnya untuk PETI itu bisa saja, namun, kenyataannya A. Salam sendiri pernah turun kelokasi.

" Kan tidak salah kita apa yang kita cuatkan hal itu dimedia, dia tidak sadar bahwa dia dipilih warga Merangin untuk memerjuangkan aspirasi warga Merangin, bukan untuk memasok alat main PETI," ungkap Yuzerman.

Meski diakui oleh Salam, dia sebagai pemasok dan pemain dalam pertambangan ilegal ujar orang kerap dipanggil Buyung ini, namun kasus ini tidak berhenti sampai disini. Namun untuk sementara fokus pada permasalahan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan oleh A. Salam.

" Walaupun Salam mengakui Praktek ilegalnya, saya tidak tinggal diam dalam hal ini. Untuk sementara kita fokus dengan permasalahan yang dilakukan A. Salam," sambung Buyung.

Permasalahan PETI ini, tambah Buyung, akan diserahkan berkasnya kepada pengurus LCKI Provinsi Jambi, supaya ditindak lanjuti.

" Yang jelas kita fokus kepada kasus awal dulu. Kalau untuk PETI nanti kita akan kirim berkasnya ke pengurus LCKI Jambi," tuntasnya.(Han)

 

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top