Jumat, 15 Desember 2017 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

Polda Jambi Kembali Bekuk 3 Bandar Sabu

Senin, 09 Maret 2015 | 14:56:56 WIB wib Dibaca: 924 Pengunjung

Laporan Fokusjambi.com

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi, kembali mengamankan tiga bandar narkoba jenis sabu. Penangkapan berlangsung pada hari Minggu (08/03) kemarin, di sebuah kos-kosan Azira yang berlokasi di Lorong Bangunan, Simpang Kawat, Kota Jambi.

Kabid humas Polda Jambi AKBP Almansyah menjelaskan, ketiga pelaku yang berhasil diamankan itu ialah Rahmadian Bin Hitami (41) warga RT 40 Kelurahan Simpang III Sipin Kecamatan Kotabaru, Darmi Hasyim alias Ebit Bin Hasyim (36) warga RT 7 Kelurahan Murni Kecamatan Telanaipura dan Jamaluddin A Wahab (47) warga Desa Bukit Mentuah Kecamatan Langsa Timur Aceh.

Dari penangkapan ke tiganya petugas juga turut mengamankan senilai Rp60 juta sabu siap edar dengan seberat 15 Gram, kemudian juga diamankan uang tunai senilai Rp12 juta yang di duga hasil transaksi narkoba.

Penangkapan Sendiri katanya atas dasar penyelidikan informasi yang diberikan masyarakat.

"Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat," ujar AKBP Almansyah, dalam keterangan pers nya di Mapolda Jambi, Senin (09/03).

Hasil pengembangan katanya, sekitar pukul 15.00 WIB, penyidik Subdit III Ditresnarkoba kembali menangkap Darmi dan Jamaluddin, serta mengamankan barang bukti 1 gram sabu dan uang senilai Rp 987 ribu, dua unit handphone dan satu STNK motor BH 4171 YS.

"Dikembangkan lagi, dan digerebek toko tersangka Rahmadian yang berlokasi di Jalan Ir H Juanda, RT 40, Kelurahan Simpang III Sipin - Mayang," jelasnya.

Dari hasil penggeledahan, lanjutnya, ditemukan uang senilai Rp11,8 juta dan sabu seberat 15 Gram di dalam brangkas abu-abu, seperangkat alat hisab shabu-shabu, timbangan digital merk Acis, dan delapan buah buku tabungan.

"Selanjutnya tersangka digelandang ke Mapolda Jambi untuk diproses," ucapnya.

Kini ketiga tersangka telah diamankan guna pengusutan lebih lanjuut di Mapolda Jambi, dan dikenakan pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2 Undang-undang nomor 35/2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara.

Sementara pengakuan tersangka Rahmadian ketika di wawancarai menerangkan jika barang tersebut ia dapatkan dari temanya Medan, Sumatera Utara, satu minggu yang lalu.

"Barangnya Diantar dari Medan, pesannya 20 gram untuk dijual di Kota Jambi. Baru sekali ni saya jual bang," ungkapnya. (Uti)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top