Senin, 18 Desember 2017 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal - Daerah

Kakek Cabuli Anak Dibawah Umur, Kemaluan Korban Mengalami Luka Robek

Jumat, 21 Agustus 2015 | 09:24:01 WIB wib Dibaca: 1438 Pengunjung
ilustrasi

 

Laporan Wartawan Fokusjambi

FOKUS JAMBI. COM, MERANGIN - Tindak pencabulan anak dibawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Polres Merangin, kali ini menimpa bocah kelas tiga Sekolah Dasar (SD) berinisial MPN (8) warga Desa Rejo Sari Kecamatan Pamenang.

Putri Widodo ini menjadi korban nafsu bejat seorang kakek berinisial Mbah KN (57) ketika korban melakukan aktivitas belajar agama di rumah pelaku.

Kejadian bermula, hari Kamis sekitar bulan Agustus tahun 2015 lusa sekitar pukul 17. 00. WIB, korban seperti biasanya belajar agama di rumah pelaku di Desa Rejo Sari Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin.

Di saat korban melakukan aktivitas, pelaku membuka celana dalam korban sebatas paha, lalu kakek cabul tersebut menggosok alat kelamin korban dan menusuk jarinya ke dalamnya hingga membuat kemaluan korban mengalami luka robek.

Usai melakukan aksinya, pelaku menyuruh  korban pulang. Sesampainya di rumah, korban mengerang kesakitan hingga menimbulkan kecurigaan dari kedua orang tuanya. Melihat tingkah korban aneh orang tuanya mempertanyakan kenapa korban berisikap demikian.

Setelah didesak orang tuanya, akhirnya korban mengakui bahwa dirinya dicabuli pelaku seorang yang tak lain ialah guru mengajar agamanya sendiri. Melihat kondisi putrinya kian sakit orang tua korban melarikan putrinya ke puskesmas terdekat untuk divisum.

Tak terima ulah pelaku, kedua orang tua korban melaporkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Pamenang.

Kapolres merangin AKBP Munggaran Kartayuga, SIk melalui kapolsek Pamenang, AKP Joni F Sihombing membenarkan adanya pencabulan tersebut, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Pamenang.

"Iya benar, ada orang tua melaporkan tetang pencabulan terhadap anaknya yang masih bawah umur," ungkap AKP Joni saat dikonfirmasi, Kamis (20/8).

Diceritakannya, berdasarkan laporan orang tua tersebut,  pihaknya menyisir tempat pelaku. Al-hasil pelaku dapat dibekuk di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saat ini pelaku kita amankan di Mapolsek Pamenang guna penyidikan lebih lanjut," tambah Polsek.

Dikatakannya, akibat ulah pelaku, dia dikenakan undang-undang  perlindungan dan pencabulan anak dibawah umur, dengan ancaman hukumn diatas 15 tahun penjara.

"Pelaku akan di jerat UU tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara pungkasnya." (Han)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top