Senin, 18 Desember 2017 |
FokusJambi - Ekonomi & Bisnis

Jengkol Termasuk Penyumbang Inflasi di Kota Jambi dan di Kabupaten Bungo

Senin, 08 Juni 2015 | 12:31:51 WIB wib Dibaca: 649 Pengunjung

Laporan Fokusjambi.com

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Meningkatnya laju inflasi menjelang bulan suci Ramadhan, disebabkan naiknya harga sejumlah kebutuhan bahan pokok. Seperti 10 jenis komoditi penyumbang meningkatnya laju inflasi di Kota Jambi, dari 10 komoditi tersebut Jengkol juga termasuk penyumbang laju Inflasi di Kota Jambi.

Hasil data yang di kumpulkan, dari 10 jenis komoditi yang menyumbang laju inflasi, diantaranya Jengkol yang memiliki peringkat ke-9. Pada peringkat pertama yaitu Daging Ayam Ras, disusul oleh Cabai Merah, Ikan Nila, Bayam, Kangkung, Tomat Sayur, Telur Ayam Ras, Pisang, Jengkol dan Jeruk.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ridham Priskap mengungkapkan, buah jengkol yang selama ini dianggap masyarakat sepele, dan saat ini sebagai salah satu penyumbang laju inflasi, dengan demikian, peristiwa ini merupakan hal luar biasa.

"Ya ini merupakan hal yang luar biasa, yang selama ini kita mungkin menganggap sepele jengkol, malah bisa membuat laju inflasi," kata Ridham.

"Dulu masyarakat menganggap jengkol ini bauk dan sebagainya, tapi sekarang jengkol dicari-cari orang," tambahnya.

Ta hanya di Kota Jambi, bahkan di kabupaten Bungo Jengkol memiliki peringkat ke - 3 penyumbang laju inflasi dari 10 jenis komoditi penyumbang inflasi. Berdasarkan urutannya, yang menduduki peringkat pertama adalah Daging Ayam Ras, Telur Ayam Ras, Jengkol, Ikan Nila, Beras, Terong Panjang, Cabai Rawit, Bahan Bakar Rumah Tangga, Rokok Putih dan Gula Pasir.

"Di Bungo itu jengkol sampai Rp100 ribu perkilo," katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jambi, V Carlusa, menyebutkan laju inflasi di Kota Jambi mencapai 1,18 persen. Pada bulan Mei 2015 bisa ditekan dengan sidak ke pasar oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Dari suara perhitungan inflasi, lanjutnya, lebih dari 200 prodak yang diukur kenaikan harganya secara berkala.

"Salah satu yang diukur itu jengkol, ada juga beras, dan lainnya, tapi kebetulan salah satu yang melonjak inflasinya itu jengkol," tutupnya. (Tri)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top