Jumat, 15 Desember 2017 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

2 PSK dan 1 Pria Diduga Mucikari Diringkus Satpol PP

Selasa, 24 November 2015 | 12:37:59 WIB wib Dibaca: 1802 Pengunjung
Widia (23) wanita diduga PSK eks lokalisasi pucuk pingsan ketika hendak dibawa ke kantor Disosnaker Jambi

"Digelandang ke Dinas Sosial Widia Pingsan"

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Aparat gabungan terdiri dari dinas sosnaker satpol PP kota jambi, TNI dan Polri senin tadi malam (23/11) sekira pukul 22.00 Wib kembali menggelar razia di eks lokalisasi pucuk. Dalam kegiatan ini petugas mengamankan dua orang wanita diduga PSK dan seorang pria diduga mucikari atau pemilik kafe.

Adapun identitas wanita diduga PSK tersebut adalah Widia (23) yang merupakan pendatang dari bogor, dan dia baru satu hari tiba di jambi, kemudian Rosalinda (32), pengakuan dirinya ia sudah 8 tahun berada di lokalisasi pucuk tersebut, kemudian Saidi (51) merupakan pemilik rumah dan pemilik bb narkoba setelah petugas menggeledah dan menemukan perangkat alat hisab sabu.

Selain menjaring ketiga orang itu, dalam penyisiran petugas juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa minuman keras berjumlah puluhan botol, sajam dan uang tunai Rp 6 juta lebih.

Tiga orang yang diamankan, kemudian dibawa kemobil satpol pp untuk dibawa ke dinas sosial dan ketenaga kerjaan Kota Jambi, namun salah seorang wanita atas nama Widia ketika turun dari mobil petugas dan hendak dibawa masuk ke dalam kantor dia pinggsan, sontak saja insiden ini membuat petugas panik, untuk memberikan pertolongan wanita diduga PSK itu langsung digotong petugas.

Kasat Pol PP Kota Jambi Irwansyah mengatakan, kegiatan razia dilokalisasi Eks pucuk ini langsung di koordinir staf ahli dari bidang kemasyarakatan dan pembangunan dan di bantu instansi terkait lainya. Adapun sasaran eks lokalisasi payosigadung.

"Hasil razia kita juga menyita beberapa barang bukti miras, sajam dan perangkat narkoba dirumah saidi kemudian juga diamankan dua orang wanita," ujar Irwansyah.

Lebih lanjut dikatakan kasat pol PP, sebagai tindak lanjut, selain didata mereka akan dikembangkan lagi.

"Kita mencurigai ada peredaran narkoba juga untuk itu akan ditindak lanjuti oleh BNN," timpalnya. (Uti)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top